Bismillaah...
Hai haiii..ketemu lagi setelah berbulan dianggurin. Maaaf, mood bloggingnya ga ada *emoticon mringis.
dan lagi kayaknya blog sdh ga kekinian bgt yah, palingan upload di Instagram, tapi kayaknya cuma numpang eksis aja yah. wkwkwk
Tapi gimana ya, kl blog kan jadi macam potofolio karya kan, masiyo jarang yg baca tapi yaaa diusahakan dg sekuat tenaga untuk dipertahankan. halah
Males nggedabrus panjang lebar, ini adalah salah satu menu favorit di rumah ini. Inspirasi resepnya diambil dari mbak nikmatul rosyidah dan bun yulyan parwati. matur suwun yaa semuaa, Enyaaak. Demi mengakomodir dua selera yg berbeda, ayam dg bumbu marinasi yg sama dieksekusi dalam bentuk dua masakan yg berbeda, ayam goreng untuk tifa dan ayam panggang lemon untuk ayah. Dua duanya enak, tasty dan sy sebagai pihak galau jadi bingung mana yg lebih enak, akhirnya makannya ya gantian, yg goreng lalu yg panggang, gitu aja gantian sampek kenyang *maruk
Ayam ini rekues tifa karena hari sabtu lalu sy ga masak, beli nasi padang, dia pengen ayam goreng aja, dan ternyata ga dihabisin karena katanya lebih enak bikinan ummi *kena ceramah ayah dewwhhh. wkwkwkwk
Tapi sy kan melambung gituh, ga tega gituh, jadi hari ahad pagi sy bikinin ayam goreng kesukaannya. makan sampek mblenger deh
Seperti biasa ya, sy ini masaknya ngasal *alhamdulillah kalo enak* resep pun ditulis dg kira kira. Jadi kalo ada yg kurang pas, silahkan sesuaikan dengan selera masing masing yaw. Tapi pastinya, resep ini simpeeel, gampiiil bgt bikinnya.
Bahan :
1 kg ayam, disini paling suka bagian sayap, cuci bersih, tiriskan
2 sdm air perasan lemon (dari sekitar 1/4 bagian lemon)
4 siung bawang putih (kalo ga suka bawang bisa kurangi)
1,5 ruas jari kunyit, kupas. kalo pengen praktis dan ga bikin jari kuning, pake kunyit bubuk aja sekitar 1 sdt
1 sdt merica hitam bulat
2 sdt garam
1 sdt gula
2 sdt italian mixed herbs (mixed herbs ini biasanya terdiri dari 4 campuran herb, bahan yg dipakai adakalanya beda2, tergantung produsennya. Tapi apapun itu, semua enak kok, menciptakan rasa dan aroma yg enak. Kali ini, mixed herbs yg sy pakai terdiri dari campuran oregano, basil, marjoram dan sage)
Cara membuat :
1. Haluskan semua bumbu kecuali mixed herbs. Setelah semua halus, masukkan mixed herbs lalu aduk rata.
2. Marinasi ayam dengan bumbu halus. Diamkan di kulkas selama semalam
Penyelesaian Ayam Goreng :
1. Keluarkan ayam dari kulkas, diamkan di suhu ruang sekitar 1 jam atau hingga ayam dalam suhu ruang
2. Baluri ayam dengan tepung shinli (tepung tapioca dr taiwan, bentuknya ga halus, ada grindil2. Kalo jadi gorengan enyaaak, kraus kraus kriuk gitu). Kalo ga ada tepung shinli tak usahlah bersedih hati, bisa diganti dengan tepung maizena
3. Panaskan minyak banyak, masukkan ayam dan goreng hingga kuning kecoklatan
4. Angkat tiriskan
Penyelesaian Ayam Panggang :
Bahan Tambahan :
2 sdm minyak goreng (atau minyak zaitun)
3 siung bawang putih, keprek
1 buah wortel, kupas, potong memanjang
Jamur kancing, iris tipis
1/2 buah jeruk lemon, iris tipis
1 sdt thyme kering (pake yg fresh juga boleh)
1/4 sdt lada hitam, hancurkan kasar (optional)
Cara :
1. Idem dengan atas
2. Panaskan minyak, goreng ayam hingga kulitnya berwarna kecoklatan, angkat, tiriskan
3. Ambil pinggan tahan panas, tata ayam didalamnya, Tambahkan bahan2 yg lain, tata berselang seling lalu terakhir taburkan thyme dan merica hitam)
4. Kucuri bagian pinggir dan atasnya dengan sekitar 2-3 sdm minyak zaitun
5. Panggang dalam oven yg sdh dipanaskan terlebih dahulu selama 25-35 menit suhu 170 deg C
Bahan tambahan :
Salad dan kentang panggang
Kentang panggang :
- Rendam kentang kecil dlm air, diamkan beberapa saat hingga lapisan tanahnya luruh, lalu gosok hingga bersih.
- Potong menjadi dua lalu kukus tanpa mengupas kulitnya hingga setengah matang
- Tambahkan garam dan parsley (bisa pakai yg segar atau yg kering)
- Panggang bersama dengan ayam biar hemat listrik *emoticon mringis
Showing posts with label Daging Ayam. Show all posts
Showing posts with label Daging Ayam. Show all posts
Monday, September 21, 2015
Tuesday, August 19, 2014
Cwie Mie
Bismillah...
Sejak beberapa bulan lalu sy kangen berat dengan mie ayam jakarta yg saat sy kuliah dan ngekost di keputih - Surabaya, jadi salah satu menu favorit kalo punya duit :p
aarrgghh...dimanaaaa ya nyari mie ayam model begituan di Bandung inih. Daaann..berkat iseng2 blogwalking di blognya mbak nina, Akhirnya sy nemu resep yg mirip2 dengan mie ayam jakarta ala keputih idaman saya, dan oalaaahhh...baru ngeh, ini tho namanya Cwie Mie. dhengdhooonggg, kemana aje buukkk. hihihi
Cwie Mie ini sy bikin sebelum Ramadhan lalu, lantas numpuk bersama foto2 lainnya, dan alhamdulillah hari ini bisa menyempatkan waktu untuk posting di blog diantara gundukan setrikaan yang setelah ini siap ditebas.
Bikinnya ga terlalu repot kok, karena mie basahnya sudah tersedia di superindo, saus sambal tinggal tuang dari botol, kalo mau ditambah bakso bisa beli kemasan, ayam pun termasuk sederhana pengolahannya, bikin minyak ayam juga gampang, tapi karena kebetulan ga ada stok timun dan cabe, saya ga bikin acar, palingan kalo makan sambil nglethus cabe rawit rebus. hehe
Oiya, sy bikin ayamnya sengaja dalam jumlah banyak, lumayan, bisa disimpan di kulkas untuk persediaan jika sewaktu-waktu ingin makan mie ayam.
Resep terinspirasi dari blog Mbak Nina, dengan sedikit penyesuaian rasa sesuai selera kami
CWIE MIE MALANG
Bahan :
500 gr Mie basah, rebus hingga matang
Pelengkap :
Daun selada (lettuce) secukupnya
Pangsit goreng
Bakso sapi (optional)
Acar timun
Bahan taburan ayam :
1 kg ayam, pisahkan daging, tulang dan kulitnya. Cincang kasar dagingnya
5 siung bawang putih, cincang halus
3 cm jahe, keprek
1,5 sdm saus tiram
1 sdt minyak wijen
2 sdt minyak ikan
1 sdt gula pasir
2 sdt garam (atau sesuai selera)
1 sdt merica bubuk
3 sdm bawang putih goreng kering
3 sdm minyak
How to :
- Panaskan minyak, tumis bawang putih dan jahe hingga harum.
Bahan Minyak Ayam :
Kulit ayam yg telah disisihkan sebelumnya (sekitar 100gr)
300 ml minyak goreng
3 siung bawang putih, memarkan
1/4 ruas jari jahe
Cara Membuat minyak ayam :
- Panaskan 4 sdm minyak, lalu tumis bawang putih dan kulit ayam dengan api kecil hingga minyak dalam kulit keluar. Tambahkan sisa minyak lalu masak sekitar 15 menit. Angkat, dinginkan
- Simpan minyak dalam botol dan bisa digunakan sewaktu-waktu
Semoga bermanfaat ^_^
Sejak beberapa bulan lalu sy kangen berat dengan mie ayam jakarta yg saat sy kuliah dan ngekost di keputih - Surabaya, jadi salah satu menu favorit kalo punya duit :p
aarrgghh...dimanaaaa ya nyari mie ayam model begituan di Bandung inih. Daaann..berkat iseng2 blogwalking di blognya mbak nina, Akhirnya sy nemu resep yg mirip2 dengan mie ayam jakarta ala keputih idaman saya, dan oalaaahhh...baru ngeh, ini tho namanya Cwie Mie. dhengdhooonggg, kemana aje buukkk. hihihi
Cwie Mie ini sy bikin sebelum Ramadhan lalu, lantas numpuk bersama foto2 lainnya, dan alhamdulillah hari ini bisa menyempatkan waktu untuk posting di blog diantara gundukan setrikaan yang setelah ini siap ditebas.
Bikinnya ga terlalu repot kok, karena mie basahnya sudah tersedia di superindo, saus sambal tinggal tuang dari botol, kalo mau ditambah bakso bisa beli kemasan, ayam pun termasuk sederhana pengolahannya, bikin minyak ayam juga gampang, tapi karena kebetulan ga ada stok timun dan cabe, saya ga bikin acar, palingan kalo makan sambil nglethus cabe rawit rebus. hehe
Oiya, sy bikin ayamnya sengaja dalam jumlah banyak, lumayan, bisa disimpan di kulkas untuk persediaan jika sewaktu-waktu ingin makan mie ayam.
Resep terinspirasi dari blog Mbak Nina, dengan sedikit penyesuaian rasa sesuai selera kami
CWIE MIE MALANG
Bahan :
500 gr Mie basah, rebus hingga matang
Pelengkap :
Daun selada (lettuce) secukupnya
Pangsit goreng
Bakso sapi (optional)
Acar timun
Bahan taburan ayam :
1 kg ayam, pisahkan daging, tulang dan kulitnya. Cincang kasar dagingnya
5 siung bawang putih, cincang halus
3 cm jahe, keprek
1,5 sdm saus tiram
1 sdt minyak wijen
2 sdt minyak ikan
1 sdt gula pasir
2 sdt garam (atau sesuai selera)
1 sdt merica bubuk
3 sdm bawang putih goreng kering
3 sdm minyak
How to :
- Panaskan minyak, tumis bawang putih dan jahe hingga harum.
- Masukkan ayam, aduk-aduk hingga berubah warna dan kaku.
- Bumbui dengan saus tiram, minyak wijen, minyak ikan, gula, garam dan merica bubuk. Masak hingga matang dan kuahnya mengering. Angkat dan dinginkan. (icipin sebelum kuahnya mengering, tambahkan bahan jika dirasa kurang)
- Campur tumisan ayam dengan bawang putih goreng kemudian giling
sebentar hingga teksturnya menjadi lebih halus. sy gunakan chopper sebentar saja, kl terlalu halus kurang sip menurut sy
- Simpan dalam wadah tertutup rapat dan simpan di kulkas
Ayam ini juga bisa diisikan ke dalam kulit pangsit, lalu rebus hingga matang, bisa menjadi pelengkap cwie mie
Ayam ini juga bisa diisikan ke dalam kulit pangsit, lalu rebus hingga matang, bisa menjadi pelengkap cwie mie
Bahan Kuah :
Tulang ayam yg telah disisihkan sebelumnya
3 liter air
3 siung bawang putih, memarkan
3 sdt garam (sesuai selera)
2 sdt gula
Cara Membuat Kuah :
- Rebus tulang ayam dengan air dengan menggunakan api besar hingga mendidih lalu kecilkan api dan masak selama kurang lebih 2 jam.
- Saring kuahnya (tambahkan air jika dirasa perlu)
- Masukkan bawang putih, garam dan gula. Masak kembali dengan api kecil hingga mendidih.
- Siap digunakan.
Kulit ayam yg telah disisihkan sebelumnya (sekitar 100gr)
300 ml minyak goreng
3 siung bawang putih, memarkan
1/4 ruas jari jahe
Cara Membuat minyak ayam :
- Panaskan 4 sdm minyak, lalu tumis bawang putih dan kulit ayam dengan api kecil hingga minyak dalam kulit keluar. Tambahkan sisa minyak lalu masak sekitar 15 menit. Angkat, dinginkan
- Simpan minyak dalam botol dan bisa digunakan sewaktu-waktu
Semoga bermanfaat ^_^
Saturday, February 8, 2014
Ayam goreng ala KFC
Bismillah..
eleuuhh, judulnyaaa..hihihi
Sebenarnya ini adalah salah satu resep yang saya bawa dari hasil mudik bulan lalu, langsung praktek dengan 1 kg ayam, dan langsung habis dalam setengah hari oleh kami ber-4. Sebenarnya kami bukan penyuka brand fast food ini, pun dengan brand yg lain. Saya terus terang khawatir aja, mateng ga ya nih ayam *norak bgt yah*, suami sy lebih parno lagi, beliao pernah iritasi lambung gara2 makan ayam salah satu brand ternama lain, hingga trauma, nyium baunya aja kliyengan. ehtapi emang bau ayam2 itu khas yah, unik *atau bisa dibilang aneh?* well..well..ga usah dibahas lebih lanjut yaa..hihi
Saya biasa menyantap olahan daging yg dimasak dengan matang sempurna (over cooked malah), jadi untuk daging ayam, biasanya disantap setelah melalui proses mengungkep, baru goreng. Alhasil tekstur daging yang dihasilkan lebih keras dan padat, cenderung alot. Nahh..olahan ayam goreng ini tidak membutuhkan proses ngungkep bumbu, setelah marinasi dan coating tepung langsung goreng aja dalam minyak banyak. Tidak khawatir daging kurang matang karena waktu menggoreng yg cukup, justru karena tidak diolah berlebihan, dagingnya lebih juicy, lembut dengan citarasa yg ringan, jadi tak terasa menghabiskan lebih dari separuh, nasi dan sayur sop-pun jadi tak tersentuh :)
oiya, satu cerita lucunya. Ayam goreng ini sy bikin hari sabtu minggu lalu. Sy atur waktunya hingga bisa disantap saat jam makan siang. Nasi dan sop sy masak terlebih dahulu karena ayam paling enak disantap saat masih hangat. Ternyata Tifa sudah ga tahan dengan rasa laparnya, bolak balik ke dapur, laporan kalo dia sudah lapar (ya karena tau kalau sopnya sudah matang). Oke deehh, akhirnya sepakat makan sop terlebih dahulu. Sy ambilkan mangkok yg memang dekat dengan jangkauan, saya ambilkan sopnya dan dia makan hingga habis. Selesai makan, dia bawa mangkoknya kembali ke dapur, karena posisi sy sedang menggoreng ayam sambil gendong den bagus su-fawwaz, sy tidak memperhatikan tifa yg sedang berdiri dengan mangkoknya di belakang saya. Tiba-tiba terdengan "praaanggg", kaget!! sontak menoleh, ternyata mbak tifa termangu kaget menatap mangkok yg terpecah belah di lantai. MasyaAllah, ucapku seketika, sekejap memecamkan mata lalu sayapun duduk. Menatap mata tifa yg membik-membik merasa bersalah, kutarik tangannya, kutatap matanya dan kududukkan dipangkuan bersama adiknya. "ummi..ummi..kalau mangkoknya pecah, nanti ummi bisa beli lagi" ucapnya. saya menimpali "belinya pakai uang siapa?", "pakai uang ayah" jawabnya. "yang memecahkan mangkok kan mbak tifa, harusnya belinya pakai uang mbak tifa dong" ucap saya. "iya, nantiii..kalau tifa sudah setinggi ummi, nanti beli pakai uang tifa yaaa" selorohnya. hihihi. *aamiin..semoga Allah memanjangkan usia kita ya nak, semoga ummi berkesempatan menerima mangkok darimu* setelah itu, bla..bla..bla dia bercerita kronologis pecahnya si mangkok pecah belah satu-satunya. hihihi
eleuuhh, judulnyaaa..hihihi
Sebenarnya ini adalah salah satu resep yang saya bawa dari hasil mudik bulan lalu, langsung praktek dengan 1 kg ayam, dan langsung habis dalam setengah hari oleh kami ber-4. Sebenarnya kami bukan penyuka brand fast food ini, pun dengan brand yg lain. Saya terus terang khawatir aja, mateng ga ya nih ayam *norak bgt yah*, suami sy lebih parno lagi, beliao pernah iritasi lambung gara2 makan ayam salah satu brand ternama lain, hingga trauma, nyium baunya aja kliyengan. ehtapi emang bau ayam2 itu khas yah, unik *atau bisa dibilang aneh?* well..well..ga usah dibahas lebih lanjut yaa..hihi
Saya biasa menyantap olahan daging yg dimasak dengan matang sempurna (over cooked malah), jadi untuk daging ayam, biasanya disantap setelah melalui proses mengungkep, baru goreng. Alhasil tekstur daging yang dihasilkan lebih keras dan padat, cenderung alot. Nahh..olahan ayam goreng ini tidak membutuhkan proses ngungkep bumbu, setelah marinasi dan coating tepung langsung goreng aja dalam minyak banyak. Tidak khawatir daging kurang matang karena waktu menggoreng yg cukup, justru karena tidak diolah berlebihan, dagingnya lebih juicy, lembut dengan citarasa yg ringan, jadi tak terasa menghabiskan lebih dari separuh, nasi dan sayur sop-pun jadi tak tersentuh :)
oiya, satu cerita lucunya. Ayam goreng ini sy bikin hari sabtu minggu lalu. Sy atur waktunya hingga bisa disantap saat jam makan siang. Nasi dan sop sy masak terlebih dahulu karena ayam paling enak disantap saat masih hangat. Ternyata Tifa sudah ga tahan dengan rasa laparnya, bolak balik ke dapur, laporan kalo dia sudah lapar (ya karena tau kalau sopnya sudah matang). Oke deehh, akhirnya sepakat makan sop terlebih dahulu. Sy ambilkan mangkok yg memang dekat dengan jangkauan, saya ambilkan sopnya dan dia makan hingga habis. Selesai makan, dia bawa mangkoknya kembali ke dapur, karena posisi sy sedang menggoreng ayam sambil gendong den bagus su-fawwaz, sy tidak memperhatikan tifa yg sedang berdiri dengan mangkoknya di belakang saya. Tiba-tiba terdengan "praaanggg", kaget!! sontak menoleh, ternyata mbak tifa termangu kaget menatap mangkok yg terpecah belah di lantai. MasyaAllah, ucapku seketika, sekejap memecamkan mata lalu sayapun duduk. Menatap mata tifa yg membik-membik merasa bersalah, kutarik tangannya, kutatap matanya dan kududukkan dipangkuan bersama adiknya. "ummi..ummi..kalau mangkoknya pecah, nanti ummi bisa beli lagi" ucapnya. saya menimpali "belinya pakai uang siapa?", "pakai uang ayah" jawabnya. "yang memecahkan mangkok kan mbak tifa, harusnya belinya pakai uang mbak tifa dong" ucap saya. "iya, nantiii..kalau tifa sudah setinggi ummi, nanti beli pakai uang tifa yaaa" selorohnya. hihihi. *aamiin..semoga Allah memanjangkan usia kita ya nak, semoga ummi berkesempatan menerima mangkok darimu* setelah itu, bla..bla..bla dia bercerita kronologis pecahnya si mangkok pecah belah satu-satunya. hihihi
Resep ayam Goreng Ala KFC
bahan :
1 kg ayam (sy gunakan bagian sayap dan paha, untuk bagian paha, sy buang kulitnya lalu sy kerat2 di beberapa bagian)
bumbu rendam (haluskan) :
5 siung bawang putih
1 sdt merica hitam
2 sdt garam (sesuaikan dengan selera)
How to :
rendam ayam dalam bumbu rendam, diamkan di kulkas minimal 30 menit
bumbu basah :
125 gr tepung terigu
25 gr tepung maizena
1/4 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
1/2 butir telur
1/4 sdt bawang putih bubuk (garlic powder)
250 ml air
bumbu kering :
250 gr tepung terigu
100 gr tepung maizena
1 sdt garam
1 sdt merica bubuk
1 sdt bawang putih bubuk (garlic powder)
2 sdt garam masala (bisa diganti kare bubuk/curry powder)
How to :
1. Panaskan minyak untuk menggoreng
2. Ambil beberapa potong daging ayam, celupkan ke dalam bumbu basah. pastikan semua bagian tercelup bumbu
3. Angkat lalu segera masukkan ke bumbu kering. lumuri merata semua bagian lalu tekan dan remas2 daging menggunakan tangan
4. Sesaat sebelum digoreng, ambil 2 potong daging lalu benturkan satu dengan yg lainnya (agar remahan tepung tidak terlalu banyak untuk menjaga minyak bersih lebih lama) lalu goreng hingga matang kecoklatan, angkat lalu tiriskan
1 kg ayam (sy gunakan bagian sayap dan paha, untuk bagian paha, sy buang kulitnya lalu sy kerat2 di beberapa bagian)
bumbu rendam (haluskan) :
5 siung bawang putih
1 sdt merica hitam
2 sdt garam (sesuaikan dengan selera)
How to :
rendam ayam dalam bumbu rendam, diamkan di kulkas minimal 30 menit
bumbu basah :
125 gr tepung terigu
25 gr tepung maizena
1/4 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
1/2 butir telur
1/4 sdt bawang putih bubuk (garlic powder)
250 ml air
bumbu kering :
250 gr tepung terigu
100 gr tepung maizena
1 sdt garam
1 sdt merica bubuk
1 sdt bawang putih bubuk (garlic powder)
2 sdt garam masala (bisa diganti kare bubuk/curry powder)
How to :
1. Panaskan minyak untuk menggoreng
2. Ambil beberapa potong daging ayam, celupkan ke dalam bumbu basah. pastikan semua bagian tercelup bumbu
3. Angkat lalu segera masukkan ke bumbu kering. lumuri merata semua bagian lalu tekan dan remas2 daging menggunakan tangan
4. Sesaat sebelum digoreng, ambil 2 potong daging lalu benturkan satu dengan yg lainnya (agar remahan tepung tidak terlalu banyak untuk menjaga minyak bersih lebih lama) lalu goreng hingga matang kecoklatan, angkat lalu tiriskan
5. Hidangkan selagi hangat
Nyam..nyam..nyaaamm. Enaaakkk, kata Tifa ^_^ Alhamdulillah
Friday, November 29, 2013
Potato Gratin with mushroom
Bismillah..
Waw, akhirnya update blog lagi setelah beberapa lama dianggurin. Yup, sejak kejadian terbongkarnya pencurian foto sy oleh orang yg sy kenal, fiuu..jadi males mo upload dan nyatat2 resep. Ya..ya..ya..semoga dengan kejadian ini bisa lebih menyadarkan sy untuk lebih berhati-hati, para food blogger tentu paham betapa repotnya menyiapkan postingan foto dan resep ditengah kesibukan mengurus rumah. Terlebih bagi ibu dengan bayi dan balita super aktif plus tanpa asisten seperti sy. aishh..jadi curcol. maap yaa...^_^
Menu ini sy hidangkan untuk sarapan tadi pagi, cukup simpel cara pembuatannya, dan pastinya enaaakkk pake banget! suami dan anak-anak suka. Resepnya adalah hasil dari kegemaran nonton youtube bareng Tifa, hihihi..awalnya memang kami suka dengan Japanese Food, iseng2 nonton video tukang masak amatiran di runnyrunny999, ee nyobaain beberapa resepnya ternyata cocok. Salah satunya adalah menu ini. Dalam video aslinya, menu ini dinamakan Potato & Meat.
Pada resep aslinya, daging yang digunakan adalah bacon (dalam hal ini babi). Sebagai ga gantinya, sy gunakan daging ayam. Begitupula dengan kaldu, karena sy tidak punya stok kaldu (sapi atau ayam), pun dengan kaldu bubuk. Sehingga sy gunakan dashi sebagai pengganti kaldu tersebut. Substitusi bahan juga terjadi pada penggunaan jamur, resep aslinya menggunakan enoki dan shimenji, berhubung yg ada di kulkas hanya jamur champignon, Jadi tidak ada pilihan selain menggunakan apa yg ada. Well, hasilnya, enak banget kok. dan akhirnya hari ini pun bikin potato gratin lagi, tapi karena ga punya jamur, akhirnya sy pakai fussili. Sy tambahkan pula keju cheddar serta oregano (jadi Mac and Cheese deh) :)
Potato Gratin
adapted from runnyrunny999 (youtube)
bahan :
150 gr kentang, kupas, cuci dalam air mengalir, iris tipis2 (sekitar 2 mm), rendam dalam air selama kurang lebih 5 menit untuk menghilangkan kanjinya (starch)
80 gr jamur enoki
80 gr jamur shimeji
100-150 gr daging ayam, potong kotak
150 ml susu plain
50 ml air ditambah dengan 1 sdt dashi powder (kalau ada kaldu ayam bisa digunakan)
1/4 sdt merica hitam, haluskan
1 sdm tepung terigu
Keju Mozarella sesuai selera
How to :
1. Tiriskan kentang lalu keringkan dengan kitchen towel. Panaskan sedikit minyak pada wajan anti lengket, lalu masak kentang hingga agak kering dan berwarna kecoklatan pada kedua sisinya. Angkat, dan tiriskan minyaknya pada kitchen towel
2. Panaskan butter, tumis daging ayam hingga berubah warna dan berminyak. Lalu masukkan jamur, tumis hingga layu
3. Matikan api (atau bisa juga gunakan api kecil), masukkan tepung terigu, aduk hingga rata dan terigu matang. Masukkan susu cair lalu nyalakan api lagi dan masak hingga mengental
4. Masukkan larutan dashi dan merica bubuk, masak hingga mengental. Matikan api
5. Siapkan pinggan tahan panas. Tata didalamnya secara berurutan : olahan jamur, keju mozarella, kentang, lalu tutup lagi dengan keju mozarella.
6. Panggang dengan api atas bawah hingga matang dan kecoklatan (sy butuh waktu 20 menit dengan suhu 200 deg, lanjut dengan api atas 10 menit)
Hmmm...soooooo yummeeeeehhhhh ^_^
Waw, akhirnya update blog lagi setelah beberapa lama dianggurin. Yup, sejak kejadian terbongkarnya pencurian foto sy oleh orang yg sy kenal, fiuu..jadi males mo upload dan nyatat2 resep. Ya..ya..ya..semoga dengan kejadian ini bisa lebih menyadarkan sy untuk lebih berhati-hati, para food blogger tentu paham betapa repotnya menyiapkan postingan foto dan resep ditengah kesibukan mengurus rumah. Terlebih bagi ibu dengan bayi dan balita super aktif plus tanpa asisten seperti sy. aishh..jadi curcol. maap yaa...^_^
Menu ini sy hidangkan untuk sarapan tadi pagi, cukup simpel cara pembuatannya, dan pastinya enaaakkk pake banget! suami dan anak-anak suka. Resepnya adalah hasil dari kegemaran nonton youtube bareng Tifa, hihihi..awalnya memang kami suka dengan Japanese Food, iseng2 nonton video tukang masak amatiran di runnyrunny999, ee nyobaain beberapa resepnya ternyata cocok. Salah satunya adalah menu ini. Dalam video aslinya, menu ini dinamakan Potato & Meat.
Pada resep aslinya, daging yang digunakan adalah bacon (dalam hal ini babi). Sebagai ga gantinya, sy gunakan daging ayam. Begitupula dengan kaldu, karena sy tidak punya stok kaldu (sapi atau ayam), pun dengan kaldu bubuk. Sehingga sy gunakan dashi sebagai pengganti kaldu tersebut. Substitusi bahan juga terjadi pada penggunaan jamur, resep aslinya menggunakan enoki dan shimenji, berhubung yg ada di kulkas hanya jamur champignon, Jadi tidak ada pilihan selain menggunakan apa yg ada. Well, hasilnya, enak banget kok. dan akhirnya hari ini pun bikin potato gratin lagi, tapi karena ga punya jamur, akhirnya sy pakai fussili. Sy tambahkan pula keju cheddar serta oregano (jadi Mac and Cheese deh) :)
adapted from runnyrunny999 (youtube)
bahan :
150 gr kentang, kupas, cuci dalam air mengalir, iris tipis2 (sekitar 2 mm), rendam dalam air selama kurang lebih 5 menit untuk menghilangkan kanjinya (starch)
80 gr jamur enoki
80 gr jamur shimeji
100-150 gr daging ayam, potong kotak
150 ml susu plain
50 ml air ditambah dengan 1 sdt dashi powder (kalau ada kaldu ayam bisa digunakan)
1/4 sdt merica hitam, haluskan
1 sdm tepung terigu
Keju Mozarella sesuai selera
How to :
1. Tiriskan kentang lalu keringkan dengan kitchen towel. Panaskan sedikit minyak pada wajan anti lengket, lalu masak kentang hingga agak kering dan berwarna kecoklatan pada kedua sisinya. Angkat, dan tiriskan minyaknya pada kitchen towel
2. Panaskan butter, tumis daging ayam hingga berubah warna dan berminyak. Lalu masukkan jamur, tumis hingga layu
3. Matikan api (atau bisa juga gunakan api kecil), masukkan tepung terigu, aduk hingga rata dan terigu matang. Masukkan susu cair lalu nyalakan api lagi dan masak hingga mengental
4. Masukkan larutan dashi dan merica bubuk, masak hingga mengental. Matikan api
5. Siapkan pinggan tahan panas. Tata didalamnya secara berurutan : olahan jamur, keju mozarella, kentang, lalu tutup lagi dengan keju mozarella.
6. Panggang dengan api atas bawah hingga matang dan kecoklatan (sy butuh waktu 20 menit dengan suhu 200 deg, lanjut dengan api atas 10 menit)
Hmmm...soooooo yummeeeeehhhhh ^_^
Tuesday, October 22, 2013
Ekkado Ala Hoka Hoka bento
Bismillah...
Ditengah kesibukan masak berkilo-kilo daging belakangan ini, wara wiri kesana kemari, ngurus anak-anak yang lagi sakit dan ngurus diri sendiri agar sehat ditengah gempuran virus-virus, alhamdulillah bisa meluangkan waktu memperbarui konten blog.
Bagi penikmat hidangan cepat saji Hoka hoka bento, pasti tidak asing dengan sajian menu yang satu ini. Yup! rasanya enak banget *dan mahal* dibandingkan dengan hidangan hokben lainnya. Sudah lama suami rekues untuk dibikinin ekkado, maklum beliao ini agak japanese minded, tapi seperti biasa..daku hanya bisa mengobral janji :p
Bukan apa2 sih, kulit tahunya itu yang jarang ditemui di supermarket. Hingga pada suatu ketika, kami belanja ke setiabudhi supermarket (supermarket tersebut banyak menjual produk2 impor dan aneka kebutuhan kaum expatriat yang banyak menghuni bandung wilayah utara sana), dan olalaaa...ketemu lah si kulit tahu yang kami cari.
Paaass banget, beberapa saat kemudian mbak Rina Rinso posting resep ekkado-nya ini, langsung deh..conteeeekkkk!! :D makasih ya mbak, saya sesuaikan dengan bahan yang ada dan bertelur puyuh :)
Bahan :
250 gr udang kupas, haluskan
150 gr daging ayam bagian paha
(sy pakai 250 gr ayam giling dan 100 gr udang kupas)
Kulit kembang tahu, potong-potong 10x10 cm, perhatikan petunjuk pada kemasannya, jika kembang tahunya asin, celup sebentar dalam air untuk mengurangi asinnya
20 butir telur puyuh, rebus, kupas
Benang kasur untuk mengikat
Bumbu-bumbu:
1 sdt air jeruk nipis
1 sdt kecap manis
1/2 sdt garam
3 sdm tepung tapioka
1 sdt minyak wijen
1/4 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
1 butir telur, kocok lepas
2 sdt kecap ikan
Cara membuat :
1. Giling ayam bersama udang hingga halus, masukkan semua bumbu dan aduk hingga tercampur rata (bisa diproses dengan food processor)
2. Ambil 1 lembar potongan kulit tahu, isi dengan 1 sdm adonan, ratakan dan letakkan telur puyuh di tengah lalu satukan hingga membentuk bulat, ikat dengan benang
3. Setelah semua adonan terbentuk, kukus dalam kukusan yang telah dipanaskan hingga ekkado matang
4. Goreng sesaat sebelum disajikan
5. Hidangkan bersama salad dan saus tomat/sambal
Semoga bermanfaat ^_^
Ditengah kesibukan masak berkilo-kilo daging belakangan ini, wara wiri kesana kemari, ngurus anak-anak yang lagi sakit dan ngurus diri sendiri agar sehat ditengah gempuran virus-virus, alhamdulillah bisa meluangkan waktu memperbarui konten blog.
Bagi penikmat hidangan cepat saji Hoka hoka bento, pasti tidak asing dengan sajian menu yang satu ini. Yup! rasanya enak banget *dan mahal* dibandingkan dengan hidangan hokben lainnya. Sudah lama suami rekues untuk dibikinin ekkado, maklum beliao ini agak japanese minded, tapi seperti biasa..daku hanya bisa mengobral janji :p
Bukan apa2 sih, kulit tahunya itu yang jarang ditemui di supermarket. Hingga pada suatu ketika, kami belanja ke setiabudhi supermarket (supermarket tersebut banyak menjual produk2 impor dan aneka kebutuhan kaum expatriat yang banyak menghuni bandung wilayah utara sana), dan olalaaa...ketemu lah si kulit tahu yang kami cari.
Paaass banget, beberapa saat kemudian mbak Rina Rinso posting resep ekkado-nya ini, langsung deh..conteeeekkkk!! :D makasih ya mbak, saya sesuaikan dengan bahan yang ada dan bertelur puyuh :)
Bahan :
250 gr udang kupas, haluskan
150 gr daging ayam bagian paha
(sy pakai 250 gr ayam giling dan 100 gr udang kupas)
Kulit kembang tahu, potong-potong 10x10 cm, perhatikan petunjuk pada kemasannya, jika kembang tahunya asin, celup sebentar dalam air untuk mengurangi asinnya
20 butir telur puyuh, rebus, kupas
Benang kasur untuk mengikat
Bumbu-bumbu:
1 sdt air jeruk nipis
1 sdt kecap manis
1/2 sdt garam
3 sdm tepung tapioka
1 sdt minyak wijen
1/4 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
1 butir telur, kocok lepas
2 sdt kecap ikan
Cara membuat :
1. Giling ayam bersama udang hingga halus, masukkan semua bumbu dan aduk hingga tercampur rata (bisa diproses dengan food processor)
2. Ambil 1 lembar potongan kulit tahu, isi dengan 1 sdm adonan, ratakan dan letakkan telur puyuh di tengah lalu satukan hingga membentuk bulat, ikat dengan benang
3. Setelah semua adonan terbentuk, kukus dalam kukusan yang telah dipanaskan hingga ekkado matang
4. Goreng sesaat sebelum disajikan
5. Hidangkan bersama salad dan saus tomat/sambal
Semoga bermanfaat ^_^
Friday, July 5, 2013
Nasi Kebuli Ayam
Bismillah...
Menu hari ini yang sukses bikin Tifa makan buanyak. Si ayah juga suka, enak katanya. Alhamdulillah. Sebenarnya ini menu resep hasil "nemu" dari blogwalking beberapa hari yang lalu. Ceritanya lagi cari2 resep untuk mengolah si garam masala, pikiranku hanya tertuju pada aneka olahan ala India atau timur tengah gitu. daaann..akhirnya menemukan resep ini. ahhaa..belum pernah makan nasi kebuli, penasaran juga nih ma rasanya, bumbunya juga ga susah kok. Sip, di bookmark-lah tu resep, dan ternyata ga butuh waktu lama buat mraktekin *lagi kumat rajinnya :)
Nasi kebuli adalah hidangan nasi berbumbu yang bercitarasa gurih yang ditemukan di Indonesia. Nasi ini dimasak bersama kaldu daging kambing, susu kambing, dan minyak samin, disajikan dengan daging kambing goreng dan kadang ditaburi dengan irisan kurma atau kismis. Hidangan ini populer di kalangan warga Betawi di Jakarta dan warga keturunan Arab di Indonesia. Nasi kebuli menunjukan pengaruh budaya Arab Timur Tengah dan India Muslim, tepatnya tradisi Arab Yaman. Nasi ini mirip dengan nasi Biryani. Dalam kebudayaan Betawi, nasi kebuli biasanya disajikan dalam perayaan keagamaan Islam, seperti lebaran, kurban, atau maulid. Nasi kebuli juga populer di kawasan kota yang banyak terdapat warga keturunan Arab, seperti Surabaya dan Gresik (Wikipedia).
Resep yang sy dapatkan dari just try and taste ini menggunakan daging ayam sebagai pengganti daging kambing/daging sapi. Saran sy sih, baiknya menggunakan ayam kampung agar kaldu yang dihasilkan lebih sedap. Atau jika ingin menggunakan daging sapi, maka proses perebusan dagingnya membutuhkan waktu yg lebih lama. Hasilnya pasti lebih enak daripada menggunakan ayam negeri. Tapi sepertinya rasa nasi kebuli dengan daging kambing tidak ada yg bisa menandingi kelezatannya yah.
Resep nasi kebuli ayam ini sudah penyesuaian dengan ketersediaan bahan di rumah, kebetulan kapulaga dan cengkeh tinggal 2 biji, penggunaan kayumanis juga sy kurangi agar aromanya tidak terlalu tajam.
Menu hari ini yang sukses bikin Tifa makan buanyak. Si ayah juga suka, enak katanya. Alhamdulillah. Sebenarnya ini menu resep hasil "nemu" dari blogwalking beberapa hari yang lalu. Ceritanya lagi cari2 resep untuk mengolah si garam masala, pikiranku hanya tertuju pada aneka olahan ala India atau timur tengah gitu. daaann..akhirnya menemukan resep ini. ahhaa..belum pernah makan nasi kebuli, penasaran juga nih ma rasanya, bumbunya juga ga susah kok. Sip, di bookmark-lah tu resep, dan ternyata ga butuh waktu lama buat mraktekin *lagi kumat rajinnya :)
Nasi kebuli adalah hidangan nasi berbumbu yang bercitarasa gurih yang ditemukan di Indonesia. Nasi ini dimasak bersama kaldu daging kambing, susu kambing, dan minyak samin, disajikan dengan daging kambing goreng dan kadang ditaburi dengan irisan kurma atau kismis. Hidangan ini populer di kalangan warga Betawi di Jakarta dan warga keturunan Arab di Indonesia. Nasi kebuli menunjukan pengaruh budaya Arab Timur Tengah dan India Muslim, tepatnya tradisi Arab Yaman. Nasi ini mirip dengan nasi Biryani. Dalam kebudayaan Betawi, nasi kebuli biasanya disajikan dalam perayaan keagamaan Islam, seperti lebaran, kurban, atau maulid. Nasi kebuli juga populer di kawasan kota yang banyak terdapat warga keturunan Arab, seperti Surabaya dan Gresik (Wikipedia).
Resep yang sy dapatkan dari just try and taste ini menggunakan daging ayam sebagai pengganti daging kambing/daging sapi. Saran sy sih, baiknya menggunakan ayam kampung agar kaldu yang dihasilkan lebih sedap. Atau jika ingin menggunakan daging sapi, maka proses perebusan dagingnya membutuhkan waktu yg lebih lama. Hasilnya pasti lebih enak daripada menggunakan ayam negeri. Tapi sepertinya rasa nasi kebuli dengan daging kambing tidak ada yg bisa menandingi kelezatannya yah.
Resep nasi kebuli ayam ini sudah penyesuaian dengan ketersediaan bahan di rumah, kebetulan kapulaga dan cengkeh tinggal 2 biji, penggunaan kayumanis juga sy kurangi agar aromanya tidak terlalu tajam.
Resep diadaptasikan dari majalah Femina, No.33/xxx1x - Nasi Kebuli
Bahan:
Bahan:
- 1 ekor ayam (sy 1/2 kg ayam, cuci bersih, lumuri dengan jeruk nipis+garam, remas2 lalu bilas dengan air mengalir, potong2 seukuran jempol)
- 500 gram beras, cuci bersih dan tiriskan
- 800 ml air
- 1 butir bawang bombay ukuran kecil, belah dua dan rajang memanjang setipis mungkin (sy tidak buang kulitnya, nantinya digunakan untuk merebus ayam agar warna kuahnya kecoklatan)
Bumbu dihaluskan:
- 10 butir bawang merah
- 5 butir bawang putih
- 1/2 butir pala (sy pakai 1/4 butir pala)
Bumbu dihaluskan:
- 10 butir bawang merah
- 5 butir bawang putih
- 1/2 butir pala (sy pakai 1/4 butir pala)
- 4 cm jahe
- 1 sendok makan ketumbar, sangrai
- 1 sendok teh merica, sangrai
- 1/2 sedok teh jintan, sangrai
Bumbu lainnya:
- 3 batang kayu manis (sy pakai 4 cm kayumanis)
- 3 batang serai, ambil bagian putihnya dan memarkan
- 8 butir cengkeh (sy pakai 2 buah cengkeh ukuran besar)
- 4 butir kapulaga (sy pakai 2 butir)
- 3 butir kembang lawang/pekak/star anise
- 2 sendok teh garam
- 1 sendok teh kaldu bubuk (skip as usual)
Pelengkap:
- 4 sendok makan bawang merah goreng
- 1 sendok makan kismis (optional)
- 3 sendok makan nanas cincang, kalengan (optional) (sy ga pakai)
- 1 sendok makan ketumbar, sangrai
- 1 sendok teh merica, sangrai
- 1/2 sedok teh jintan, sangrai
Bumbu lainnya:
- 3 batang kayu manis (sy pakai 4 cm kayumanis)
- 3 batang serai, ambil bagian putihnya dan memarkan
- 8 butir cengkeh (sy pakai 2 buah cengkeh ukuran besar)
- 4 butir kapulaga (sy pakai 2 butir)
- 3 butir kembang lawang/pekak/star anise
- 2 sendok teh garam
- 1 sendok teh kaldu bubuk (skip as usual)
Pelengkap:
- 4 sendok makan bawang merah goreng
- 1 sendok makan kismis (optional)
- 3 sendok makan nanas cincang, kalengan (optional) (sy ga pakai)
How to :
1. Panaskan minyak secukupnya, goreng bawang bombay hingga berwarna kuning kecoklatan, angkat, tiriskan.
2. Dengan minyak bekas menggoreng bawang bombay, tumis kayumanis, serai, bunga lawang, kapulaga dan cengkeh hingga harum. Masukkan bumbu halus, tumis hingga harum
3. Masukkan ayam, aduk rata dengan bumbu hingga seluruh permukaan ayam berubah warna. Masukkan air dan kulit bawang bombay, lalu rebus hingga ayam matang
4. Angkat ayam, tiriskan dan goreng dalam minyak banyak hingga kecoklatan
5. Siapkan wadah magic com, masukkan beras. Tuang kuah bekas merebus ayam (tambahi jika air kurang, jika ingin nasinya bersih dari bumbu, dan rasa nasi tidak terlalu tajam, kuah tersebut bisa disaring terlebih dahulu (tetap sertakan sereh, kapulaga, cengkeh dan kayumanis ya). Untungnya Tifa doyan pedesnya merica, jadi oke2 aja dia makan nasi banyak)
6. Tekan tombol "cook" dan biarkan magic com menyelesaikan tugasnya
7. Setelah indikasi tombol "cook" mati, buka tutup magic com, masukkan kismis dan aduk2 nasi hingga tercampur rata. Tutup lagi dan biarkan 10-15 menit hingga nasi matang sempurna.
8. Nasi siap dihidangkan dengan pelengkap bawang bombay goreng, bawang merah goreng (kelupaan ga ikut difoto euyy dan ayam goreng).
Semoga bermanfaat :)
Tuesday, April 23, 2013
Nugget Ayam Tempe Keju
Bismillah...
Lauk ini sudah dibikin beberapa hari yang lalu, jadinya buanyak, bisa dibua stok untuk beberapa hari, sampek mblenger makan nugget. hehe..Alhamdulillah sekarang dah ga berbekas.
Awalnya beli daging ayam cinncang karena lagi ada diskonan di supermarket. hehe *dasar emak ga mau rugi. Nawarin si ayah untuk bikinin nugget, beliau setuju. oke deehh, jadilah beli 1/4 kg. dan ternyataaa..si daging itu ngendon di freezer seminggu lebih. hehe..habisnyaa..bikin nugget kan lumayan menyita waktu, agak repot kalo masak sambil momong bayi gini ^_^
Rencana awal emang mo dibikin nugget ayam aja, pikir pikiirr..biar hasilnya banyak ditambahina ini itu, dan yang paling memungkinkan ditambahkan sesuai isi kulkas adalah tempe dan keju. cari2 resep ketemu resep dari teh Ricke, utak atik disesuaikan dengan selera dan stok bahan. Nuhun ya teh :)
Nugget Ayam Tempe Keju
by Aurora
Bahan:
- 100 gr tempe, haluskan
- 250 gram daging ayam giling
- 2 sdm tepung terigu
- 2 siung bawang putih, haluskan
- 1/2 sdt garam
- 1/4 sdt merica bubuk
- 1 butir telur, kocok lepas
- 50 gram keju cheddar parut
- 1 batang daun bawang, iris halus
Pelapis :
- 3 butir telur, kocok
- tepung panir kasar secukupnya
Cara membuat:
- Lapisi loyang dengan alumunium foil dan oles dengan minyak goreng tipis
- Campur tempe yg telah dihaluskan, daging ayam giling, keju parut, terigu, bawang putih halus, garam, merica bubuk dan daun bawang. Aduk rata.
- Tambahkan telur kocok. Aduk rata.
- Tuang ke dalam loyang.
- Kukus sekitar 20-30 menit sampai matang.
- Angkat dan dinginkan.
- Setelah dingin potong2, gulingkan ke tepung panir, celup ke kocokan telur, gulingkan lagi ke tepung panir.
- Simpan sebentar dalam kulkas agar tepung panir melekat dengan baik.
- Goreng dalam minyak dengan api sedang sampai kuning kecoklatan.
- Angkat dan tiriskan
- Sajikan selagi hangat
Catatan :
Nugget ini jadinya buanyak, bisa buat stok beberapa hari. pas banget untuk anak2, nutrisinya banyak euyy!!
untuk stok, simpan nugget dalam wadah tertutup, simpan dalam freezer, goreng sesuai kebutuhan (kalo bisa segera habiskan maksimal dalam 1 minggu yah)
Lauk ini sudah dibikin beberapa hari yang lalu, jadinya buanyak, bisa dibua stok untuk beberapa hari, sampek mblenger makan nugget. hehe..Alhamdulillah sekarang dah ga berbekas.
Awalnya beli daging ayam cinncang karena lagi ada diskonan di supermarket. hehe *dasar emak ga mau rugi. Nawarin si ayah untuk bikinin nugget, beliau setuju. oke deehh, jadilah beli 1/4 kg. dan ternyataaa..si daging itu ngendon di freezer seminggu lebih. hehe..habisnyaa..bikin nugget kan lumayan menyita waktu, agak repot kalo masak sambil momong bayi gini ^_^
Rencana awal emang mo dibikin nugget ayam aja, pikir pikiirr..biar hasilnya banyak ditambahina ini itu, dan yang paling memungkinkan ditambahkan sesuai isi kulkas adalah tempe dan keju. cari2 resep ketemu resep dari teh Ricke, utak atik disesuaikan dengan selera dan stok bahan. Nuhun ya teh :)
Nugget Ayam Tempe Keju
by Aurora
Bahan:
- 100 gr tempe, haluskan
- 250 gram daging ayam giling
- 2 sdm tepung terigu
- 2 siung bawang putih, haluskan
- 1/2 sdt garam
- 1/4 sdt merica bubuk
- 1 butir telur, kocok lepas
- 50 gram keju cheddar parut
- 1 batang daun bawang, iris halus
Pelapis :
- 3 butir telur, kocok
- tepung panir kasar secukupnya
Cara membuat:
- Lapisi loyang dengan alumunium foil dan oles dengan minyak goreng tipis
- Campur tempe yg telah dihaluskan, daging ayam giling, keju parut, terigu, bawang putih halus, garam, merica bubuk dan daun bawang. Aduk rata.
- Tambahkan telur kocok. Aduk rata.
- Tuang ke dalam loyang.
- Kukus sekitar 20-30 menit sampai matang.
- Angkat dan dinginkan.
- Setelah dingin potong2, gulingkan ke tepung panir, celup ke kocokan telur, gulingkan lagi ke tepung panir.
- Simpan sebentar dalam kulkas agar tepung panir melekat dengan baik.
- Goreng dalam minyak dengan api sedang sampai kuning kecoklatan.
- Angkat dan tiriskan
- Sajikan selagi hangat
Catatan :
Nugget ini jadinya buanyak, bisa buat stok beberapa hari. pas banget untuk anak2, nutrisinya banyak euyy!!
untuk stok, simpan nugget dalam wadah tertutup, simpan dalam freezer, goreng sesuai kebutuhan (kalo bisa segera habiskan maksimal dalam 1 minggu yah)
Saturday, April 6, 2013
Soto Ayam
Bismillah
Soto ini adalah soto terenak yg pernah aku makan, mo beli dimanapun, ga ada yg ngalahin rasa soto bikinan Ibu (*kayaknya semua anak akan mikir gini ya??).hihi. Seneng deh bisa masak seperti yg Ibu masak ^_^
Kalo ditanya resep, pasti Ibu jawabnya ada unsur kira2, masaknya pake feeling kayaknya, ga ada ukuran baku, yang ada masakannya enak aja. Termasuk si soto ini, kalo orang jawa bilangnya pake bumbu jangkep. Nahh.. disini aku coba mendefinisikan bumbu jangkep ala Ibu, semoga bermanfaat :)
bahan :
1 ekor (1 kg) ayam kampung
2000 ml air
rebus ayam bersama air hingga ayam matang, tiriskan. Bumbui dengan bawang putih dan garam, diamkan, goreng.
bumbu :
3 buah bawang merah
7 siung bawang putih
5 butir kemiri
1/4 sdt ketumbar sangrai
1/8 sdt jintan
1/4 sdt merica
2 cm kunir
2 cm jahe, memarkan
2 cm Laos, memarkan
Kencur sedikit (2 mm-an lah)
Temu Kunci sedikit
Pala sedikit
3 lembar Daun jeruk, buang tulang daunnya
2 lembar daun salam
1 batang serai, memarkan
1 batang daun bawang, potong2
1 buah tomat, iris bunga
5 buah bawang merah, iris tipis, goreng
5 siung bawang putih, iris tipis, goreng
Garam
1/4 sdt Gula
Pelengkap :
Ayam suwir
Soun
Kentang goreng
Krupuk Udang
Kubis
Seledri
Jeruk nipis
Sambal (bawang, cabe, tomat, gulgar)
Cara membuat :
1. Goreng kemiri, bawang merah, bawang putih hingga empuk
2. Haluskan bw merah, bw putih, kemiri bersama ketumbar, jintan, merica, kunir, kencur, temu kunci, pala
3. Tumis bumbu halus, masukkan daun jeruk, serai, daun salam. Tumis hingga harum
4. Masukkan air rebusan ayam. masak hingga mendidih
5. Masukkan tomat, bawang daun, gula, garam, bawang merah dan bawang putih goreng
6. Hidangkan dengan pelengkap selagi hangat
Soto ini adalah soto terenak yg pernah aku makan, mo beli dimanapun, ga ada yg ngalahin rasa soto bikinan Ibu (*kayaknya semua anak akan mikir gini ya??).hihi. Seneng deh bisa masak seperti yg Ibu masak ^_^
Kalo ditanya resep, pasti Ibu jawabnya ada unsur kira2, masaknya pake feeling kayaknya, ga ada ukuran baku, yang ada masakannya enak aja. Termasuk si soto ini, kalo orang jawa bilangnya pake bumbu jangkep. Nahh.. disini aku coba mendefinisikan bumbu jangkep ala Ibu, semoga bermanfaat :)
bahan :
1 ekor (1 kg) ayam kampung
2000 ml air
rebus ayam bersama air hingga ayam matang, tiriskan. Bumbui dengan bawang putih dan garam, diamkan, goreng.
bumbu :
3 buah bawang merah
7 siung bawang putih
5 butir kemiri
1/4 sdt ketumbar sangrai
1/8 sdt jintan
1/4 sdt merica
2 cm kunir
2 cm jahe, memarkan
2 cm Laos, memarkan
Kencur sedikit (2 mm-an lah)
Temu Kunci sedikit
Pala sedikit
3 lembar Daun jeruk, buang tulang daunnya
2 lembar daun salam
1 batang serai, memarkan
1 batang daun bawang, potong2
1 buah tomat, iris bunga
5 buah bawang merah, iris tipis, goreng
5 siung bawang putih, iris tipis, goreng
Garam
1/4 sdt Gula
Pelengkap :
Ayam suwir
Soun
Kentang goreng
Krupuk Udang
Kubis
Seledri
Jeruk nipis
Sambal (bawang, cabe, tomat, gulgar)
Cara membuat :
1. Goreng kemiri, bawang merah, bawang putih hingga empuk
2. Haluskan bw merah, bw putih, kemiri bersama ketumbar, jintan, merica, kunir, kencur, temu kunci, pala
3. Tumis bumbu halus, masukkan daun jeruk, serai, daun salam. Tumis hingga harum
4. Masukkan air rebusan ayam. masak hingga mendidih
5. Masukkan tomat, bawang daun, gula, garam, bawang merah dan bawang putih goreng
6. Hidangkan dengan pelengkap selagi hangat
Soto Medan
Bismillah..
boyongan boyongaaaan..
fiuu..dah lama ga nengokin blog euy, sampek lumuten nih blog. yup, ga usah panjang lebar yah. buanyaaak foto2 yg mo dipindahin dari facebook ke sini.
Semoga bermanfaat :)
boyongan boyongaaaan..
fiuu..dah lama ga nengokin blog euy, sampek lumuten nih blog. yup, ga usah panjang lebar yah. buanyaaak foto2 yg mo dipindahin dari facebook ke sini.
Soto medan ini sy buat dalam rangka monthly event pawon ibu dengan tema parade soto nusantara. Resepnya sy contek dr sini dengan sedikit modifikasi. Rasanya enaaak, pake santan euyyy. Berikut resep soto medan ala saya,
bahan-bahan :
Bahan:
1 ekor ayam, dipotong 4 bagian
2 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
2 lembar daun salam
3 cm lengkuas, dimemarkan
3 batang serai, memarkan
1.500 ml santan encer (dari sisa perasan santan kental)
300 ml santan kental dari 1 butir kelapa
1 1/2 sendok makan garam (kasi 1 sdm dulu aja, setelah dituang santan kental, tambahi lg jika kurang)
1/2 sendok makan gula pasir
2 sendok makan minyak untuk menumis
Bumbu Halus:
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih
1 sendok makan ketumbar, disangrai
1/2 sendok teh jintan
1 sendok teh merica bubuk
2 cm jahe
3 cm kunyit, dibakar
Bahan Pelengkap:
2 butir telur rebus
1 buah tomat merah
200 gram kentang rebus, potong-potong
75 gram emping goreng
2 sendok makan bawang merah goreng
au : tambah sambal bawang cabe, kripik kentang, jeruk nipis, kubis, seledri, soun
Cara membuat:
1. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, daun salam, lengkuas, dan serai sampai harum. Masukkan ayam. Aduk sampai berubah warna.
2. Tuang santan encer. Didihkan. Tambahkan garam dan gula pasir. Masak sampai ayam matang. Angkat. Tiriskan.
3. Goreng ayam diatas api sedang sampai berkulit. Suwir-suwir.
4. Tuang santan kental. Masak sambil diaduk sampai mendidih.
5. Sajikan soto bersama ayam suwir dan pelengkap.
Bahan:
1 ekor ayam, dipotong 4 bagian
2 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
2 lembar daun salam
3 cm lengkuas, dimemarkan
3 batang serai, memarkan
1.500 ml santan encer (dari sisa perasan santan kental)
300 ml santan kental dari 1 butir kelapa
1 1/2 sendok makan garam (kasi 1 sdm dulu aja, setelah dituang santan kental, tambahi lg jika kurang)
1/2 sendok makan gula pasir
2 sendok makan minyak untuk menumis
Bumbu Halus:
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih
1 sendok makan ketumbar, disangrai
1/2 sendok teh jintan
1 sendok teh merica bubuk
2 cm jahe
3 cm kunyit, dibakar
Bahan Pelengkap:
2 butir telur rebus
1 buah tomat merah
200 gram kentang rebus, potong-potong
75 gram emping goreng
2 sendok makan bawang merah goreng
au : tambah sambal bawang cabe, kripik kentang, jeruk nipis, kubis, seledri, soun
Cara membuat:
1. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, daun salam, lengkuas, dan serai sampai harum. Masukkan ayam. Aduk sampai berubah warna.
2. Tuang santan encer. Didihkan. Tambahkan garam dan gula pasir. Masak sampai ayam matang. Angkat. Tiriskan.
3. Goreng ayam diatas api sedang sampai berkulit. Suwir-suwir.
4. Tuang santan kental. Masak sambil diaduk sampai mendidih.
5. Sajikan soto bersama ayam suwir dan pelengkap.
Semoga bermanfaat :)
Friday, February 17, 2012
Laksa Bogor
yeayyy..masih ketemu lagi ma si petok petok. menu ini masih dalam rangka setoran ke Monthly event "Pawon Ibu" #7 yaa..Stok
terakhir si ayam nih, awalnya bingung mo dimasak apaaa..nahh,
teringatlah ma menu yang satu ini, salah satu dari sekian banyak menu
kesukaan suami (ups..). Ga pa pa yaa sekali kali makan santan, mana agak
terlalu kental lagi. yahh..dada babay dulu ya mister shinya, kali ini
aku ngikut mister ajinomoto ajah, makan enak=bahagia. xixixi...yang pentiing, suami suka, biar tambah semangat kerjanya^^
bahan :
1/2 ekor ayam, potong2
250 gr udang kupas
500 cc santan dari 1/2 butir kelapa
2 lb daun salam
1 batang sereh, memarkan
minyak secukupnya untuk menumis
haluskan :
5 bt bawang merah
2 siung bawang putih
3 bt kemiri
1 ruas jari kunyit (4 cm)
1 sdt ketumbar
garam, gula secukupnya
pelengkap :
bihun, telur rebus, bawang merah goren
cara membuat :
* Tumis bumbu halus sampai harum, masukkan sereh, ayam, udang, daun salam. MAsak sampai ayam berubah warna
* Tambahkan santan. Masak dengan api kecil hingga ayam matang dan bumbu meresap
* Angkat dari api, sisihkan
* Tata pelengkap dalam mangkuk, tuangi rebusan kuah
bahan :
1/2 ekor ayam, potong2
250 gr udang kupas
500 cc santan dari 1/2 butir kelapa
2 lb daun salam
1 batang sereh, memarkan
minyak secukupnya untuk menumis
haluskan :
5 bt bawang merah
2 siung bawang putih
3 bt kemiri
1 ruas jari kunyit (4 cm)
1 sdt ketumbar
garam, gula secukupnya
pelengkap :
bihun, telur rebus, bawang merah goren
cara membuat :
* Tumis bumbu halus sampai harum, masukkan sereh, ayam, udang, daun salam. MAsak sampai ayam berubah warna
* Tambahkan santan. Masak dengan api kecil hingga ayam matang dan bumbu meresap
* Angkat dari api, sisihkan
* Tata pelengkap dalam mangkuk, tuangi rebusan kuah
Sate Lilit khas Bali
Menu ini dibuat dalam rangka setoran Monthly Event "Pawon Ibu", grup masak via facebook yang dihuni ibu-ibu para chef andalan keluarga yang seruuuu abeeeeesss!!. Bulan februari ini temanya ayam. Awalnya bingung juga mo masak apaaaa...eehh,, pas belanja ke pasar tercetuslah ide ini, SATE LILIT!! secara keluarga kami ni hobi bener nyobain aneka makanan yg "baru" di lidah.
Ternyata eh ternyata, makanan ini...enaaaaaaaakkkk banget banget, bumbunya lumayan terasa tajam, Indonesia banget lah! kalo ini mah yang doyan umi dan ayah ajah, genduk ayu ginuk-ginuk ga doyaaan^^
yasud, check this recipe yaa..very high recommended dah
**resep sate lilit
Bahan :
250 gram daging ayam cincang (au:haluskan)
1 sdt merica tumbuk kasar
garam secukupnya
gula secukupnya
1 butir telur ayam
seperempat butir kelapa parut muda
5 buah cabai rawit merah iris halus
3 lembar daun jeruk parut iris halus
15 batang serai, bersihkan, iris sedikit ujungnya
1 sdm tepung tapioka
1 sdm minyak kelapa untuk mengoles
Bumbu yang dihaluskan :
6 siung bawang merah
2 siung bawang putih
1 cm kencur
1 cm jahe
1 cm lengkuas
1/2 sdt terasi bakar
1/2 sdt merica bulat
1/2 sdt ketumbar
1/2 sdt jintan
Cara memasak :
1. Jadikan satu daging ayam bersama bumbu halus, merica, garam, gula dan telur.
2. Remas-remas adonan sampai menjadi kalis.
3. Masukkan kelapa parut, cabai dan daun jeruk purut. aduk-aduk kembali.
Ternyata eh ternyata, makanan ini...enaaaaaaaakkkk banget banget, bumbunya lumayan terasa tajam, Indonesia banget lah! kalo ini mah yang doyan umi dan ayah ajah, genduk ayu ginuk-ginuk ga doyaaan^^
yasud, check this recipe yaa..very high recommended dah
**resep sate lilit
Bahan :
250 gram daging ayam cincang (au:haluskan)
1 sdt merica tumbuk kasar
garam secukupnya
gula secukupnya
1 butir telur ayam
seperempat butir kelapa parut muda
5 buah cabai rawit merah iris halus
3 lembar daun jeruk parut iris halus
15 batang serai, bersihkan, iris sedikit ujungnya
1 sdm tepung tapioka
1 sdm minyak kelapa untuk mengoles
Bumbu yang dihaluskan :
6 siung bawang merah
2 siung bawang putih
1 cm kencur
1 cm jahe
1 cm lengkuas
1/2 sdt terasi bakar
1/2 sdt merica bulat
1/2 sdt ketumbar
1/2 sdt jintan
Cara memasak :
1. Jadikan satu daging ayam bersama bumbu halus, merica, garam, gula dan telur.
2. Remas-remas adonan sampai menjadi kalis.
3. Masukkan kelapa parut, cabai dan daun jeruk purut. aduk-aduk kembali.
4. Siapkan batang serai. Lumuri sebagian bonggolnya dengan tepung tapioka.
5. Beri 1 sdm adonan ayam dan ratakan sambil dibentuk menjadi bulatan lonjong seperti pentul.
6. Panggang dengan api kecil, bisa dengan bantuan wajan serbaguna^^
**resep sambal matah
Bahan :
- 3 sdm minyak sayur (au : 1 sdm minyak sayur, 2 sdm minyak zaitun, 1 sdm minyak goreng)
- 1 sdt terasi
- 3 butir bawang merah, iris tipis
- 2 siung bawang putih, iris tipis
- 3 buah cabai rawit merah, iris halus (au : 7!!)
- 2 lembar daun jeruk purut, iris halus
- 1 batang serai, ambil bagian yang putih, iris halus
- 1/2 sdt garam
- 1 butir jeruk limau, ambil airnya (pake jeruk nipis juga wokeh)
Cara membuat :
1. Panaskan minyak, goreng terasi hingga harum. Angkat.
2. Aduk dengan bahan lainnya hingga rata.
3. Beri air jeruk limau, aduk rata.
5. Beri 1 sdm adonan ayam dan ratakan sambil dibentuk menjadi bulatan lonjong seperti pentul.
6. Panggang dengan api kecil, bisa dengan bantuan wajan serbaguna^^
**resep sambal matah
Bahan :
- 3 sdm minyak sayur (au : 1 sdm minyak sayur, 2 sdm minyak zaitun, 1 sdm minyak goreng)
- 1 sdt terasi
- 3 butir bawang merah, iris tipis
- 2 siung bawang putih, iris tipis
- 3 buah cabai rawit merah, iris halus (au : 7!!)
- 2 lembar daun jeruk purut, iris halus
- 1 batang serai, ambil bagian yang putih, iris halus
- 1/2 sdt garam
- 1 butir jeruk limau, ambil airnya (pake jeruk nipis juga wokeh)
Cara membuat :
1. Panaskan minyak, goreng terasi hingga harum. Angkat.
2. Aduk dengan bahan lainnya hingga rata.
3. Beri air jeruk limau, aduk rata.
Subscribe to:
Posts (Atom)


