Bismillah..
Ini adalah olahan kedua dari parade daging sapi. Setelah sebelumnya bikin Dendeng Ragi, berikutnya sy bikin Tinoransak. Pertama kali mengetahui olahan ini dari mbak marisa tamara yang posting di FB, konon makanan ini khas dari manado. Tampak menggiurkan dan sepertinya mantab pedasnya, okeee...cateeettt!!
dan bener lho, rasanyaaa...hmmm...maknyoosss karena sy tambahi 2x lipat cabenya *edisi ngamuk :D
enak deh! penikmat pedas musti coba olahan yang satu ini. Daging sapi diganti dengan ayam goreng atau ikan goreng gitu enak juga sepertinya. hmm...
Tinoransak
recipe by keluarga nugraha
Bahan :
500 gr daging sapi, potong kotak2 (sy pakai 700 gr, lain kali saya akan potong kotak lebih besar tapi lebih tipis)
1 lt air (tergantung jenis dagingnya juga ya, air segini untuk daging yang cepat empuknya, untuk daging yang lebih keras, jumlah air boleh ditambah, bisa sampai 2 liter)
3 sdm minyak untuk menumis
Bumbu tumbuk kasar (sy blender kasar, biar cepet) :
3 siung bawang putih
10 butir bawang merah
6 bh cabe hijau besar
10 bh cabe rawit hijau (sy pakai 20 buah cabe rawit hijau, menurut sy sedikit kepedesan, tp acceptable lah, ga sampai bikin huhah huhah dan mules)
30 lembar daun jeruk, buang tulangnya
2 cm jahe
3 cm kunyit, bakar
2 batang serai, ambil bagian putihnya (kalo aku, serainya digeprek aja, lalu tumis bersama bumbu lain)
garam dan gula secukupnya
Cara membuat ::
1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum.
3. Masukan daging, aduk hingga daging berubah warna.
4. Masukan air, masak dengan api besar hingga mendidih, beri gula dan garam. Lalu kecilkan api, asak dengan api kecil hingga daging empuk dan kuah mengental.
5. Koreksi rasa lalu matikan api.
Showing posts with label Sambal. Show all posts
Showing posts with label Sambal. Show all posts
Tuesday, October 29, 2013
Friday, October 4, 2013
Parade Sambal Nusantara
Bismillah...
Bulan September lalu, monthly event Pawon Ibu mengangkat tema tentang Aneka sambal. Sebagai warga negara Indonesia, pasti sudah akrab dengan hidangan penambah selera yang satu ini. Yep! pedesnya bikin selera makan meningkat, makan nasi pun jadi makin bersemangat. Loh?! :D
ME kali ini cuma bisa ngasi setoran 3 *ngikik. eh, banyak ya, demiiii...meningkatkan kemungkinan mendapatkan undian doily, homemade impor langsung dari singapore booww, siapa yang ga ngiler :D
Sepertinya aku menjalankan dengan penuh penghayatan pesan pak kresna pada statistician, DO statistics and THINK statistically. iya kaann, semakin banyak setoran, maka kemungkinan mendapatkan undian doily juga makin besar *jyahh mekso :D
Well, sebenarnya ada beberapa tabungan resep sambal yang makjos. Tapiii..keterbatasan waktu dan sebenarnya tidak terlalu sering juga konsumsi sambal (karena kebanyakan masak one for all, agar mengurangi kerepotan gitu, jadi no pedes2an). Tapi ketiga resep berikut sy pilihkan setelah melalui uji kelayakan dan terbukti makjos meningkatkan nafsu makan nasi. Semoga cocok juga yaaa...
1. Sambal Kecap
yaaahhhh...ini mah gampang banget yah? ga pake resep juga semua dah pada mahir *malu
tapi ga ada salahnya ya ditulis, sebagai arsip pribadi atau mungkin ada diantara ibu2 yang ingin mengoreksi demi kesempurnaan rasanya :)
Sambal kecap ini pas banget disajikan bersama dengan ikan bakar *drooling membayangkan bawal bakar dengan sambel kecap* hehe. Sebenarnya ga sengaja masak ini sih, suatu waktu mamang tukang sayur tumben2an bawa kakap fillet, jadilah tanpa pikir panjang aku angkut ke belanjaan. Berhubung belum ada ide si kakap fillet dimasak apa, setelah dicuci bersih, sy simpan lama di freezer. Hingga tibalah ide ini muncul, waktu itu mikirnya masak apa aja deh asal bersambel, lumayan buat setoran :)
resepnya simpel, bisa diutak atik sesuai selera,
bahan Ikan Panggang :
500 gr Fillet kakap, potong sesuai selera
bumbu perendam :
1 buah jeruk nipis, ambil airnya
4 sdm saus cabe
2 sdm kecap manis
1 sdm butter, lelehkan
garam secukupnya
sejumput gula pasir
Cara mengolah ikan :
- Lumuri ikan dengan bumbu perendam, diamkan selama 15-30 menit di dalam kulkas agar bumbu meresap
- Panggang ikan di atas wajan anti lengket hingga matang sambil di bolak balik
Bahan Sambal Kecap :
4 sdm kecap manis
1 bt bawang merah, iris halus
10 buah cabe rawit hijau (bisa pakai cabe rawit merah, tp biasanya lebih pedas)
garam secukupnya
sejumput gula
1 sdm air jeruk nipis
Campur semua bahan, cicipi rasanya. Jika telah dirasa pas pedas, manis dan asinnya, hidangkan bersama ikan panggang
2. Sambal Terasi Istimewa
Hihihi..pake embel embel istimewa segala, padahal cuma sambel terasi. Sederhana tapi rasanyaa...beda deh dengan sambel terasi pada umumnya. Resep yang sy peroleh dari saudara ini terasa beda karena bawang merah dan bawang putih digoreng kering terlebih dahulu. Coba deh, siapa tau juga cocok :)
bahan :
5 buah bawang merah, iris tipis, goreng kering
1 siung bawang putih, iris tipis, goreng kering
1 buah tomat, potong2, goreng hingga matang
1 sdt terasi, kukus/goreng hingga matang
3 buah cabe rawit (sesuaikan dengan selera), biarkan mentah
garam secukupnya
sejumput gula pasir
secuil gula merah
how to :
Haluskan semua bahan, sajikan bersama terong goreng, tempe goreng, tahu goreng, cumi asin goreng.
3. Sambel Tumpang
Sudah ketiga kalinya sy setor sambel tumpang untuk monthly event Pawon Ibu. Lebay sih, tapi rasanya tema bulan bersambal kurang afdol tanpa kehadiran sambel eksotis dari kediri ini. Resep masih sama dengan postingan sebelumnya ya, ga di utak atik lagi karena sudah cocok rasanya, suami juga suka, tiap dibawa ke kantor laris manis sambelnya.
bahan :
150 gr tempe (sy padukan tempe bosok/semangit dengan tempe biasa, takaran sesuai selera, kalau sy biasanya pakai perbandingan 1:1)
5 buah cabe merah besar, buang bijinya
5 buah cabe rawit (bisa ditambah jika kurang pedas)
4 siung bawang putih
6 buah bawang merah
3 lembar daun jeruk
0,5 cm kencur
2 cm lengkuas
2 lembar daun salam
1 sdt gula, 1 sdt garam (kira2 yaa..bisa ditambah/dikurang agar pas)
secuil gula merah
1 genggam (50 gr) udang rebon
santan sekitar 500 ml (bisa ditambah/dikurangi sesuai selera)
air sekitar 150 ml
3 sdm munjung tepung maizena, larutkan dengan air
cara mengolah:
1. Bungkus tempe, bawang merah dan putih serta cabe dalam daun pisang, ikat lalu rebus hingga matang
2. Haluskan tempe. haluskan rebusan bumbu dengan gula, garam, kencur
3. Masak tempe, bumbu halus, daun salam, lengkuas, daun jeruk dengan air secukupnya hingga matang dan air mulai menyusut
4. Masukkan santan, masak hingga mendidih
5. Kentalkan dg larutan maizena
Hidangkan bersama sayuran seperti kacang panjang, bayam, taoge. Sesuaikan dengan selera
Semoga bermanfaat ^_^
Bulan September lalu, monthly event Pawon Ibu mengangkat tema tentang Aneka sambal. Sebagai warga negara Indonesia, pasti sudah akrab dengan hidangan penambah selera yang satu ini. Yep! pedesnya bikin selera makan meningkat, makan nasi pun jadi makin bersemangat. Loh?! :D
ME kali ini cuma bisa ngasi setoran 3 *ngikik. eh, banyak ya, demiiii...meningkatkan kemungkinan mendapatkan undian doily, homemade impor langsung dari singapore booww, siapa yang ga ngiler :D
Sepertinya aku menjalankan dengan penuh penghayatan pesan pak kresna pada statistician, DO statistics and THINK statistically. iya kaann, semakin banyak setoran, maka kemungkinan mendapatkan undian doily juga makin besar *jyahh mekso :D
Well, sebenarnya ada beberapa tabungan resep sambal yang makjos. Tapiii..keterbatasan waktu dan sebenarnya tidak terlalu sering juga konsumsi sambal (karena kebanyakan masak one for all, agar mengurangi kerepotan gitu, jadi no pedes2an). Tapi ketiga resep berikut sy pilihkan setelah melalui uji kelayakan dan terbukti makjos meningkatkan nafsu makan nasi. Semoga cocok juga yaaa...
1. Sambal Kecap
yaaahhhh...ini mah gampang banget yah? ga pake resep juga semua dah pada mahir *malu
tapi ga ada salahnya ya ditulis, sebagai arsip pribadi atau mungkin ada diantara ibu2 yang ingin mengoreksi demi kesempurnaan rasanya :)
Sambal kecap ini pas banget disajikan bersama dengan ikan bakar *drooling membayangkan bawal bakar dengan sambel kecap* hehe. Sebenarnya ga sengaja masak ini sih, suatu waktu mamang tukang sayur tumben2an bawa kakap fillet, jadilah tanpa pikir panjang aku angkut ke belanjaan. Berhubung belum ada ide si kakap fillet dimasak apa, setelah dicuci bersih, sy simpan lama di freezer. Hingga tibalah ide ini muncul, waktu itu mikirnya masak apa aja deh asal bersambel, lumayan buat setoran :)
resepnya simpel, bisa diutak atik sesuai selera,
bahan Ikan Panggang :
500 gr Fillet kakap, potong sesuai selera
bumbu perendam :
1 buah jeruk nipis, ambil airnya
4 sdm saus cabe
2 sdm kecap manis
1 sdm butter, lelehkan
garam secukupnya
sejumput gula pasir
Cara mengolah ikan :
- Lumuri ikan dengan bumbu perendam, diamkan selama 15-30 menit di dalam kulkas agar bumbu meresap
- Panggang ikan di atas wajan anti lengket hingga matang sambil di bolak balik
Bahan Sambal Kecap :
4 sdm kecap manis
1 bt bawang merah, iris halus
10 buah cabe rawit hijau (bisa pakai cabe rawit merah, tp biasanya lebih pedas)
garam secukupnya
sejumput gula
1 sdm air jeruk nipis
Campur semua bahan, cicipi rasanya. Jika telah dirasa pas pedas, manis dan asinnya, hidangkan bersama ikan panggang
2. Sambal Terasi Istimewa
Hihihi..pake embel embel istimewa segala, padahal cuma sambel terasi. Sederhana tapi rasanyaa...beda deh dengan sambel terasi pada umumnya. Resep yang sy peroleh dari saudara ini terasa beda karena bawang merah dan bawang putih digoreng kering terlebih dahulu. Coba deh, siapa tau juga cocok :)
bahan :
5 buah bawang merah, iris tipis, goreng kering
1 siung bawang putih, iris tipis, goreng kering
1 buah tomat, potong2, goreng hingga matang
1 sdt terasi, kukus/goreng hingga matang
3 buah cabe rawit (sesuaikan dengan selera), biarkan mentah
garam secukupnya
sejumput gula pasir
secuil gula merah
how to :
Haluskan semua bahan, sajikan bersama terong goreng, tempe goreng, tahu goreng, cumi asin goreng.
3. Sambel Tumpang
Sudah ketiga kalinya sy setor sambel tumpang untuk monthly event Pawon Ibu. Lebay sih, tapi rasanya tema bulan bersambal kurang afdol tanpa kehadiran sambel eksotis dari kediri ini. Resep masih sama dengan postingan sebelumnya ya, ga di utak atik lagi karena sudah cocok rasanya, suami juga suka, tiap dibawa ke kantor laris manis sambelnya.
bahan :
150 gr tempe (sy padukan tempe bosok/semangit dengan tempe biasa, takaran sesuai selera, kalau sy biasanya pakai perbandingan 1:1)
5 buah cabe merah besar, buang bijinya
5 buah cabe rawit (bisa ditambah jika kurang pedas)
4 siung bawang putih
6 buah bawang merah
3 lembar daun jeruk
0,5 cm kencur
2 cm lengkuas
2 lembar daun salam
1 sdt gula, 1 sdt garam (kira2 yaa..bisa ditambah/dikurang agar pas)
secuil gula merah
1 genggam (50 gr) udang rebon
santan sekitar 500 ml (bisa ditambah/dikurangi sesuai selera)
air sekitar 150 ml
3 sdm munjung tepung maizena, larutkan dengan air
cara mengolah:
1. Bungkus tempe, bawang merah dan putih serta cabe dalam daun pisang, ikat lalu rebus hingga matang
2. Haluskan tempe. haluskan rebusan bumbu dengan gula, garam, kencur
3. Masak tempe, bumbu halus, daun salam, lengkuas, daun jeruk dengan air secukupnya hingga matang dan air mulai menyusut
4. Masukkan santan, masak hingga mendidih
5. Kentalkan dg larutan maizena
Hidangkan bersama sayuran seperti kacang panjang, bayam, taoge. Sesuaikan dengan selera
Semoga bermanfaat ^_^
Thursday, March 15, 2012
Sambal Tumpang Khas Kediri
ini ceritanya lagi berkhayal malam2 nyangkruk di Jl. Dhoho -Kediri- sambil lesehan di lapak-lapak pecel tumpang yg bertebaran di sepanjang jalan itu. aahhhh...jadi pengen mudiiikkk^^
eits, saya bukan orang kediri yaaa, tapi sempat 3 tahun sekolah disana. Jadi lumayan mengenal dengan baik kota Kediri, daaannn..Alhamdulillah suami dari kediri, jadi yaaa...selera lidah kami ga jauh beda, termasuk urusan sambal tumpang ini. Kalo beliao sukanya tumpang gini aja, kalo saya lebih suka dicampur dengan sambal pecel. wuihh..nikmeeehhhhh ^^
Ini adalah tumpang pertama saya, yaaa...karena di tempat sy dibesarkan
ga ada tumpang, jadi ga tau sama sekali gimana masaknya. Kesan pertama,
beuhhhh...ini tempe baunyaaaaa...ga uwenaaaakkk, mpe mengundang lalat. Jadi ga yakin, bener ga nih bisa jadi makanan enak, tp karena suami yg rekues, yawda lah..dicoba aja.
Dalam rangka menebus kesalahanku yang telah memposting resep yang kurang sip dulu. Kali ini, aku bikin tumpang dengan penampilan yg tidak biasa. Sekalian dalam rangka ngedit resep, biar tidak semakin menyesatkan banyak orang *halah*. yup! berhubung tema monthly event Pawon Ibu bulan ini adalah bento, yaaa..makanan sederhana namun lezatos ini pun disulap biar layak disebut bento lalu bisa disetorkan deh *gak mau repot.
berikut resep hasil utak atik sambel tumpang ala saya :
150 gr tempe (sy padukan tempe bosok/semangit dengan tempe waras, takaran sesuai selera, kalo ini sy pake perbandingan 1:1)
3 buah cabe merah besar, buang bijinya
5 buah cabe merah keriting
3 buah cabe rawit
4 siung bawang putih
6 buah bawang merah
3 lembar daun jeruk
0,5 cm kencur
2 cm lengkuas
2 lembar daun salam
1 sdt gula, 1 sdt garam (kira2 yaa..bisa ditambah/dikurang agar pas)
1 genggam (50 gr) udang rebon
santan (aku pake santan instan kurleh 50 ml-an)
air
larutan maizena
cara mengolah:
1. bungkus tempe, bawang2an dan cabe dalam daun pisang, ikat lalu rebus hingga matang
2. haluskan tempe. haluskan rebusan bumbu dengan gulgar, kencur, daun jeruk
3. masak bersama semua bumbu dengan air secukupnya hingga matang
4. masukkan santan, masak hingga mendidih
5. kentalkan dg larutan maizena
Sayuran (bisa apa aja sih):
Kangkung, petiki, rebus
Kenikir, rebus
Kacang panjang, rebus
Taoge, Rebus
Pelengkap :
Rempeyek/kerupuk puli
Tahu
Tempe
Subscribe to:
Posts (Atom)

