Showing posts with label Gorengan. Show all posts
Showing posts with label Gorengan. Show all posts

Saturday, February 8, 2014

Ayam goreng ala KFC

Bismillah..

eleuuhh, judulnyaaa..hihihi
Sebenarnya ini adalah salah satu resep yang saya bawa dari hasil mudik bulan lalu, langsung praktek dengan 1 kg ayam, dan langsung habis dalam setengah hari oleh kami ber-4. Sebenarnya kami bukan penyuka brand fast food ini, pun dengan brand yg lain. Saya terus terang khawatir aja, mateng ga ya nih ayam *norak bgt yah*, suami sy lebih parno lagi, beliao pernah iritasi lambung gara2 makan ayam salah satu brand ternama lain, hingga trauma, nyium baunya aja kliyengan. ehtapi emang bau ayam2 itu khas yah, unik *atau bisa dibilang aneh?* well..well..ga usah dibahas lebih lanjut yaa..hihi

Saya biasa menyantap olahan daging yg dimasak dengan matang sempurna (over cooked malah), jadi untuk daging ayam, biasanya disantap setelah melalui proses mengungkep, baru goreng. Alhasil tekstur daging yang dihasilkan lebih keras dan padat, cenderung alot. Nahh..olahan ayam goreng ini tidak membutuhkan proses ngungkep bumbu, setelah marinasi dan coating tepung langsung goreng aja dalam minyak banyak. Tidak khawatir daging kurang matang karena waktu menggoreng yg cukup, justru karena tidak diolah berlebihan, dagingnya lebih juicy, lembut dengan citarasa yg ringan, jadi tak terasa menghabiskan lebih dari separuh, nasi dan sayur sop-pun jadi tak tersentuh :)

oiya, satu cerita lucunya. Ayam goreng ini sy bikin hari sabtu minggu lalu. Sy atur waktunya hingga bisa disantap saat jam makan siang. Nasi dan sop sy masak terlebih dahulu karena ayam paling enak disantap saat masih hangat. Ternyata Tifa sudah ga tahan dengan rasa laparnya, bolak balik ke dapur, laporan kalo dia sudah lapar (ya karena tau kalau sopnya sudah matang). Oke deehh, akhirnya sepakat makan sop terlebih dahulu. Sy ambilkan mangkok yg memang dekat dengan jangkauan, saya ambilkan sopnya dan dia makan hingga habis. Selesai makan, dia bawa mangkoknya kembali ke dapur, karena posisi sy sedang menggoreng ayam sambil gendong den bagus su-fawwaz, sy tidak memperhatikan tifa yg sedang berdiri dengan mangkoknya di belakang saya. Tiba-tiba terdengan "praaanggg", kaget!! sontak menoleh, ternyata mbak tifa termangu kaget menatap mangkok yg terpecah belah di lantai. MasyaAllah, ucapku seketika, sekejap memecamkan mata lalu sayapun duduk. Menatap mata tifa yg membik-membik merasa bersalah, kutarik tangannya, kutatap matanya dan kududukkan dipangkuan bersama adiknya. "ummi..ummi..kalau mangkoknya pecah, nanti ummi bisa beli lagi" ucapnya. saya menimpali "belinya pakai uang siapa?", "pakai uang ayah" jawabnya. "yang memecahkan mangkok kan mbak tifa, harusnya belinya pakai uang mbak tifa dong" ucap saya. "iya, nantiii..kalau tifa sudah setinggi ummi, nanti beli pakai uang tifa yaaa" selorohnya. hihihi. *aamiin..semoga Allah memanjangkan usia kita ya nak, semoga ummi berkesempatan menerima mangkok darimu* setelah itu, bla..bla..bla dia bercerita kronologis pecahnya si mangkok pecah belah satu-satunya. hihihi


Resep ayam Goreng Ala KFC
bahan :
1 kg ayam (sy gunakan bagian sayap dan paha, untuk bagian paha, sy buang kulitnya lalu sy kerat2 di beberapa bagian)

bumbu rendam (haluskan) :
5 siung bawang putih
1 sdt merica hitam
2 sdt garam (sesuaikan dengan selera)

How to :
rendam ayam dalam bumbu rendam, diamkan di kulkas minimal 30 menit

bumbu basah :
125 gr tepung terigu
25 gr tepung maizena
1/4 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
1/2 butir telur
1/4 sdt bawang putih bubuk (garlic powder)
250 ml air

bumbu kering :
250 gr tepung terigu
100 gr tepung maizena
1 sdt garam
1 sdt merica bubuk
1 sdt bawang putih bubuk (garlic powder)
2 sdt garam masala (bisa diganti kare bubuk/curry powder)

How to :
1. Panaskan minyak untuk menggoreng
2. Ambil beberapa potong daging ayam, celupkan ke dalam bumbu basah. pastikan semua bagian tercelup bumbu
3. Angkat lalu segera masukkan ke bumbu kering. lumuri merata semua bagian lalu tekan dan remas2 daging menggunakan tangan
4. Sesaat sebelum digoreng, ambil 2 potong daging lalu benturkan satu dengan yg lainnya (agar remahan tepung tidak terlalu banyak untuk menjaga minyak bersih lebih lama) lalu goreng hingga matang kecoklatan, angkat lalu tiriskan
5.  Hidangkan selagi hangat
Nyam..nyam..nyaaamm. Enaaakkk, kata Tifa ^_^ Alhamdulillah

Tuesday, October 22, 2013

Ekkado Ala Hoka Hoka bento

Bismillah...

Ditengah kesibukan masak berkilo-kilo daging belakangan ini, wara wiri kesana kemari, ngurus anak-anak yang lagi sakit dan ngurus diri sendiri agar sehat ditengah gempuran virus-virus, alhamdulillah bisa meluangkan waktu memperbarui konten blog.

Bagi penikmat hidangan cepat saji Hoka hoka bento, pasti tidak asing dengan sajian menu yang satu ini. Yup! rasanya enak banget *dan mahal* dibandingkan dengan hidangan hokben lainnya. Sudah lama suami rekues untuk dibikinin ekkado, maklum beliao ini agak japanese minded, tapi seperti biasa..daku hanya bisa mengobral janji :p
Bukan apa2 sih, kulit tahunya itu yang jarang ditemui di supermarket. Hingga pada suatu ketika, kami belanja ke setiabudhi supermarket (supermarket tersebut banyak menjual produk2 impor dan aneka kebutuhan kaum expatriat yang banyak menghuni bandung wilayah utara sana), dan olalaaa...ketemu lah si kulit tahu  yang kami cari.
Paaass banget, beberapa saat kemudian mbak Rina Rinso posting resep ekkado-nya ini, langsung deh..conteeeekkkk!! :D makasih ya mbak, saya sesuaikan dengan bahan yang ada dan bertelur puyuh :)

Bahan :
250 gr udang kupas, haluskan
150 gr daging ayam bagian paha
(sy pakai 250 gr ayam giling dan 100 gr udang kupas)



Kulit kembang tahu, potong-potong 10x10 cm, perhatikan petunjuk pada kemasannya, jika kembang tahunya asin, celup sebentar dalam air untuk mengurangi asinnya
20 butir telur puyuh, rebus, kupas
Benang kasur untuk mengikat

Bumbu-bumbu:
1 sdt air jeruk nipis
1 sdt kecap manis
1/2 sdt garam
3 sdm tepung tapioka
1 sdt minyak wijen
1/4 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
1 butir telur, kocok lepas
2 sdt kecap ikan

Cara membuat :
1. Giling ayam bersama udang hingga halus, masukkan semua bumbu dan aduk hingga tercampur rata (bisa diproses dengan food processor)
2. Ambil 1 lembar potongan kulit tahu, isi dengan 1 sdm adonan, ratakan dan letakkan telur puyuh di tengah lalu satukan hingga membentuk bulat, ikat dengan benang
3. Setelah semua adonan terbentuk, kukus dalam kukusan yang telah dipanaskan hingga ekkado matang
4. Goreng sesaat sebelum disajikan
5. Hidangkan bersama salad dan saus tomat/sambal

Semoga bermanfaat ^_^

Friday, August 23, 2013

Lentho Magetan

Bismillah...

Sebenarnya ini masakan dah dibikin pas Ramadhan lalu, tapi baru sekarang sempat posting di blog, maklum yaa..ibu rumah tangga banyak acara. hehe..*tengok jam :D
Apalagi bulan Juli lalu Fawwaz genap 6 bulan, saatnya MPASI, artinya..ada job tambahan. Yup..semakin sibuk, but I LOVE IT!! so excited meskipun tidak mudah menyuapi Fawwaz :( yaaa..dia sedang berproses, belajar makannya bertahap banget, mulai mingkem, nyedot, mangap pake melet, dan karena sekarang lagi batpil balik ke mingkem lagi :( yaaa...latihan kesabaran yaaa, semoga nyuapi bisa jadi ladang pahala juga :)

well, balik ke lentho lagi. Lentho yang satu ini khas banget dari daerah magetan, bahan utamanya cuma singkong dan tempe bosok/semangit (tempe yang sengaja dibiarkan hingga nyaris membusuk).  Lentho yang ini cocok dijadikan teman nasi. (bukan lentho yang pakai kacang tolo, yang biasa disajikan bersama lontong balap). Bapak berasal dari magetan, beliau dulu jago bikin lentho, sayangnya ilmu per-lentho-annya ga aku warisi. Akhirnya bisa bikin lentho karena minta diajari tetangga (yang dulu ngajari bikin sayur bobor). Enak deh, rasanya otentik, khas ndeso :)


bahan :
1 buah singkong ukuran kecil (kurleb 250 gr), kupas, cuci bersih, serut tipis memanjang

bumbu halus :
4 siung bawang putih
3 buah cabe rawit (sesuaikan dengan selera)
Garam secukupnya
3 sdm tempe bosok/semangit

Cara membuat :
1. Campur singkong bersama bumbu halus, aduk dengan tangan hingga merata
2. Cicipi rasanya, tambahkan jika bumbu terasa kurang mantab
3. Ambil 1 sdm adonan, kepal2 dengan tangan hingga membentuk bulan pipih (pakai sarung tangan plastik ya, agar tangan tidak panas karena cabe), sisihkan
4. Goreng dengan minyak panas hingga kecoklatan (cukup sekali balik agar tidak hancur)

Gampang kan?! oiya, setelah dibentuk, adonan lentho bisa disimpan dikulkas. Bisa sekalian bikin banyak untuk stok. Jadi tinggal goreng aja. Semoga bermanfaat yaa.. ^_^

Wednesday, April 10, 2013

Singkong keju

Bismillah...

Musim hujan gini paling enak kalo sore duduk duduk di beranda, sambil menikmati secangkir kopi dan singkong goreng yang hangat kemebul. hmmm...nikmaaattt, alhasil niat baik untuk baca buku pun jadi terabaikan. xixixi...tersihir oleh nikmatnya singkong #halah
Singkong keju atau kalo di surabaya disebutnya pohong keju ini, pertama kali ngrasain pas kuliah di surabaya, jadi salah satu jajanan favorit. Tapiii...karena berasa banget minyaknya, jadi ga boleh sering2 jajan deh. Di Surabaya, meski namanya ada embel2 keju, tp aslinya ga pake keju barang sak uprit pun. Sedangkan kalo di bandung sini, pernah beli sekali beneran ada taburan bubuk keju dan sejumput keju. eaaa..yaa..lumayan lah :D


bener lho asli wenaaaakk deh, kalo aku jajanan paling doyan ya beginian #ilat ndeso. hahhaa
padahal bikinnya gampaaang, ga ada resiko bantet pula, manteb deh. cumaaa...aku ga ngapalin takarannya, kalo bikin asal aja, bersyukur kalo jurus pengawuranku itu menghasilkan rasa yg enak. hehe

*semedi, semoga ga menyesatkan pembaca resep ini, kira2 aja yaa
1 kg singkong, kupas, bersihkan, potong2 (usahain pake singkong yg belum lama dipanen ya, lebih enak dan potensi medhuk (empuk khas singkong) nya besar)
1 lt air
1 sdt munjung garam
3 lembar daun salam
1 ruas kecil kunyit, parut
minyak goreng

cara :
1. Rebus bersama singkong dan bumbu-bumbunya hingga empuk dan mekar, angkat, tiriskan
2. Goreng hingga kecoklatan, angkat, tiriskan
3. Nikmati selagi hangat


yang ini foto lama, beneran ada kejunya. Pake keju atau ga pake keju, namanya teteeuuup singkong keju :D

semoga bermanfaat :)